slide 1

ini acara foto bersama asesor akreditasi

slide 2

acara Bakti Sosial di Kalisalak,Salaman,Magelang

slide 3

acara akhirussanah kelas 6(perpisahan kelas 6 angkatan 2013

slide 4

Kegiatan Kemah Persami dan mewancarai turis untuk berfoto bersama!!!

slide 5

kegiatan ektra kulikuler karate

14 Februari 2014



LETUSAN GUNUNG KELUD
Gunung Kelud, adalah salah satu gunung yang mempunyai kawah yang ditutupi danau sebelum 2007. Material yang ada di dalam perut bumi, di tutup paksa oleh danau di atas kawah tersebut sehingga menimbulkan tekanan yang beragam.
Pada 2007 silam, tumbuh kubah lava yang berasal dari magma yang berhasil menerobos material di danau tersebut dan membentuk anak G Kelud. Sebenarnya G Kelud sudah mulai terlihat bakal memiliki letusan yang berbeda nanti. Entah kapan, tetapi kubah Lava itu telah membeku dan menyebabkan tekanan yang besar selama bertahun-tahun dan menyebabkan letusan eksplosif pada tahun 2014.
Letusan dayshat terjadi karena selain memuntahkan lava pijar, tekanan magma juga menghancurkan kubah lava dan membuat hujan kerikil yang begitu besar di sekitaran Gunung. Lava yang sudah mengeras itu hancur akibat tekanan kuat dan terlempar hingga beribu-ribu kilometer dan menimpa lebih dari 20km wilayah di sekiataran gunung.
Letusan ini menimbulkan lava pijar bahkan membuat langit mengeluarkan kilat yang menakutkan akibat gesekan-gesekan yang menimbulkan muatan listrik statis yang besar di atas awan dan meluncurkan kilat.
Abu-abu yang bertebangan begitu banyak akibat lava yang terlempar ke udara dan bertemu awan yang sedikit lembab dan suhu dingin di kala malam, membuatnya cepat padam dan menjadi abu. Ini diperparah dengan kondisi angin yang ke arah barat sejak meletus dan membuat daerah-daerah di sisi barat mengalami hujan abu tertebal dan terparah ketimbang merapi. Barulah beberapa jam kemudian angin berputar ke Malang, ke sisi timur dan utara. Gunung berketinggian 1113 meter di atas permukaan laut ini mengingatkan ane atas bencana Gunung Krakatau yang dashyat dahulu.
Diperkirakan, G Kelud akan mempunyai siklus letusan baru karena letusan kali ini berada pada 7 tahun setelah letusan 2007.
Hati-hati debu kelut yang mempunyai ukuran mikro dan tajam. Dapat melukai paru-paru anda. Pakailah masker.




APA BAHAYA DEBU VULKANIK BAGI KESEHATAN?

 

Material vulkanik dari letusan gunung berapi dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Muntahan material terutama debu vulkanik berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernafasan.
Seperti diungkapkan ahli kesehatan paru dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, dr Agus Santoso, SpP, ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa besar dampak debu vulkanik terhadap kesehatan. Faktor ini di antaranya konsentrasi partikel, proporsi debu yang terhirup, serta kondisi meteorologi.
Menurut Agus, debu vulkanik yang halus dan berukuran sangat kecil, yaitu kurang dari 10 mikron, berpotensi mengganggu pernapasan. Bahkan, debu berukuran kurang dari 5 mikron dapat menembus saluran pernapasan bagian bawah atau organ paru-paru.
Efek atau dampak debu vulkanik juga ditentukan oleh partikel pendukungnya. Debu yang disertai kristal silika menimbulkan dampak lebih merusak dan menyebabkan gangguan pernapasan berat.
Sementara itu, debu vulkanik yang disertai hawa panas dapat membawa debu piroklastik dengan permukaan tidak teratur dan cenderung tajam. Gangguan akibat debu piroklastik ini bisa menyebabkan kematian karena luka pada saluran pernapasan.
Debu vulkanik lain yang patut diwaspadai, kata Agus, adalah yang disertai gas CO, H2S, SO2, dan bersifat asam.
Dampak debu vulkanik bagi kesehatan, lanjut Agus, secara umum terbagi menjadi dua, yaitu efek akut dan kronik. Efek akut terbagi menjadi iritasi saluran napas, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), atau kesulitan bernapas pada penderita gangguan paru sebelumnya seperti penyakit asma.
Sementara itu, efek kronik terjadi setelah paparan bertahun-tahun. Hal ini ditandai adanya penumpukan abu silika dalam paru, yang disebut silikosis. Penderita akan mengalami penurunan fungsi paru dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Kondisi meteorologi, kata Agus, juga turut berpengaruh, yakni korban yang berdiri sesuai arah angin saat muntahan abu vulkanik kemungkinan menghirup lebih banyak dibanding yang berlokasi melawan arah angin.

Kendati begitu, efek merugikan dari debu vulkanik, terang Agus, bisa dicegah dengan penggunaan masker khusus. "Gunakan masker. Jika memungkinkan gunakan masker kategori N 95-N 100," kata Agus yang menambahkan masker tersebut mencegah masuknya debu berukuran kurang dari 10 mikron.
Bila telanjur terpapar, Agus menyarankan secepatnya ke fasilitas kesehatan terdekat. Untuk efek akut bisa diatasi dengan obat batuk, pengurang sesak, pengencer dahak, atau radang.
Pemeriksaan sederhana yang dilakukan adalah pengukuran menggunakan peakflow. Alat ini mengukur puncak udara keluar dari paru-paru. Sedangkan untuk paparan yang lebih lama, biasanya diperlukan rontgen paru.


17 September 2013

Profil SD IT Laboratorium



A.   Visi Sekolah

Terwujudnya proses pendidikan yang berwawasan Islam, berjiwa Qur'ani, unggul dalam proses, berkarakter, teladan dalam sikap dan perilaku, memiliki semangat kebangsaan serta berwawasan social-global

B.   Misi Sekolah

1.      Meningkatkan kesadaran peribadatan berdasar tuntunan agama Islam baik wajib maupun sunnah
2.      Meningkatkan penguasaan pemafaman Al Qur'an melalui kegiatan menghafal juz 30 dan pembelajaran Tafsir
3.      Meningkatkan penerapan pola Islamic parenting dan layanan pendidikan dengan pendekatan psikologi dalam pendampingan peserta didik
4.      Meningkatkan minat dan bakat peserta didik melalui aneka kegiatan pengembangan diri
5.      Meningkatkan pembentukan sikap tanggungjawab, keberanian, kreatifitas, inovatif serta rasa kebersamaan melalui kegiatan outbound secara periodic
6.      Mewujudkan profil pribadi muslim-muslimah vang, bisa menjadi teladan baik teman, peserta didik serta masyarakat dan lembaga
7.      Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam bahasa Inggris aktif melalui kegiatan English Speaking
8.    Meningkatkan wawasan dan pemahaman peserta didik terhadap lingkungan alam, social-budaya melalui kegiatan studi dalam berbagai bidang, outingclass serta bakti social secara periodic, sebagai upaya meningkatkan sikap kritis, kreatif dan inovatif dan kepedulian social
9.    Meningkatkan prestasi akademik melalui berbagai kegiatan baik tingkat kecamatan maupun kabupaten

C.   Tujuan sekolah

1.    Mewujudkan proses pendidikan yang mengintegarikan nilai-nilai keislaman berdasar Al Qur'an dan nilai kebangsaan
2.    Mewujudkan proses pendidikan yang mengedepankan pembentukan karakter peserta didik yang Islami, cerdas, kreatif, kritis dan inovatif
3.    Mempertajam proses pembelajaran yang mengedepankan Pembelajaran Kontekstual ( Contekstual Teaching Learning ) dengan menjadikan lingkungan alam, social­budaya menjadi sumber, media, strategi dan pendekatan pembelajaran melalui kegiatan in clan learning maupun outingclass learning
4.    Memberikan pembekalan ketrampilan bahasa Inggris aktif melalui pembelajaran English Speaking
5.    Mewujudkan proses pendampingan peserta didik dengan pola Islamic Parenting dan pendekatan psikologis 
6. Mewujudkan prestasi sekolah melakukan kegiatan LCC, OSN dan olah raga baik tingkat kecamatan maupun kabupaten pada urutan 1/ 2/ 3


D.   Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum SDIT Laboratorium Bhumi Menoreh meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai dengan Kelas VI. Struktur kurikulum SD/MI disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut.
1.    Kurikulum SDIT Laboratorium Bhumi Menoreh memuat 8 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri.
2.    Substansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SD/MI merupakan “IPA Terpadu” dan “IPS Terpadu”.
3.    Pembelajaran pada Kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada Kelas IV s.d. VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran.
4.    Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan.
5.    Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 35 menit.
6.    Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.

Struktur kurikulum SD IT Laboratorium Bhumi Menoreh
Tahun Pelajaran 2013/2014

Uraian
Jumlah Jam/Kelas
I
II
III
IV
V
VI
A. Mata Pelajaran






1. Pendidikan Agama Islam
2
2
2
3
3
3
2. Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
2
2
2
3. Bahasa Indonesia
4
4
6
6
6
6
4. Matematika
4
4
6
6
6
6
5. Ilmu Pengetahuan Alam
2
2
3
3
3
3
6. Ilmu Pengetahuan Sosial
2
2
3
3
3
3
7. Seni Budaya dan Ketrampilan
2
2
2
2
2
2
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
3
3
3
3
3
3
B. Muatan Lokal






1. Bahasa Jawa
2
2
2
2
2
2
2. Bahasa Arab
2
2
2
2
2
2
3. Bahasa Inggris
2
2
4
4
4
4
C. Kurikulum Yayasan






1. Speaking (terintegrasi Mulok Bahasa Inggris
2*
2*
4*
4*
4*
4*
2. Tafsir Al Qur’an
3
3
4
4
4
4
3. Bahasa Arab
2
2
2
2
2
2
D. Pengembangan Diri


2
2
2
2
1. Spontan






2. Rutin






3. Insidental






4. Terprogram






Jumlah
32
32
47
47
47
47

        Struktur kurikulum SDIT Laboratorium Bhumi Menoreh Salaman dalam pelaksanaannya memberikan tambahan jam pelajaran pada bagian-bagian tertentu khususnya mata pelajaran IPA dan Matematika. Penanmbahan ini dikaitkan selain sebagai upaya pencapaian materi pembelajaran pada mata pelajaran, secara khusus untuk pembekalan kegaitan Lomba Cerdas Cermat dan Olimpiade Sains Nasional. Kegiatan dilakukan mulai kelas 4 (empat).